<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ceritanila</title>
	<atom:link href="http://ceritanila.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritanila.wordpress.com</link>
	<description>Ketika aku ingin menuliskan apa saja...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 13:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ceritanila.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1df3f680f799e5341ef13f480bd7cce5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ceritanila</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ceritanila.wordpress.com/osd.xml" title="ceritanila" />
		<item>
		<title>Tiga Hari Dua malam di kota Jambi</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/12/08/tiga-hari-dua-malam-di-kota-jambi/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/12/08/tiga-hari-dua-malam-di-kota-jambi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 09:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/2009/12/08/tiga-hari-dua-malam-di-kota-jambi/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang sudah  bosan menikmati makanan itu itu saja, dan ingin berganti suasana mengunjungi kota lain yang menarik di Indonesia…..?
Tidak ada salahnya kami tawarkan anda untuk memilih Jambi sebagai kota yang patut  untuk di kunjungi……………………
Tahukah anda bahwa bulan ini Jambi sangat menarik dengan explore wisata kulinernya……
Pada hari pertama kedatangan anda di Bandara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=299&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagi anda yang sudah  bosan menikmati makanan itu itu saja, dan ingin berganti suasana mengunjungi kota lain yang menarik di Indonesia…..?<br />
Tidak ada salahnya kami tawarkan anda untuk memilih Jambi sebagai kota yang patut  untuk di kunjungi……………………</p>
<p>Tahukah anda bahwa bulan ini Jambi sangat menarik dengan explore wisata kulinernya……</p>
<p>Pada hari pertama kedatangan anda di Bandara St Thaha Jambi, kami akan mengajak anda untuk menikmati sajian khas Jambi yaitu masakan Pindang ikan Patin. Menu olahan ikan ini memiliki aroma segar yang langsung dimasak dari ikan Patin segar sungai Batanghari ditaburi aneka bumbu dan daun kemangi. Wangi aroma kuah pindang mampu mengundang selera anda untuk menikmatinya. Sekali mencoba anda tak akan pernah melupakan menu ini.<br />
Untuk foto silahkan lihat di : http://images.google.com/images?q=pindang+patin&amp;rls=com.microsoft:id&amp;oe=UTF-8&amp;um=1&amp;ie=UTF-8&amp;ei=NQseS5Nn0KCRBf3LnOMK&amp;sa=X&amp;oi=image_result_group&amp;ct=title&amp;resnum=4&amp;ved=0CBkQsAQwAw<br />
Petang harinya kami akan mengajak anda menikmati sunset di Sungai Batanghari, bagi anda yang menyukai permainan air, kami tawarkan untuk menaiki perahu dan mengitari sungai Batanghari yang memiliki ciri khas tersendiri di sepanjang tepiannya. Kegembiraan ini akan berakhir hingga menjelang makan malam. </p>
<p>Pada Hari ke dua,<br />
Kami mengundang anda untuk mencoba menikmati Durian lokal khas Jambi yang sangat lezat. Durian dari berbagai daerah di propinsi Jambi yang sedang musim berbuah pada bulan bulan ini, dimana akan sangat mudah ditemui diberbagai sudut jalan sepanjang kota.<br />
Disamping itu buah Duku juga ikut menghiasi musim buah yang semarak ini.<br />
Pemandangan menarik sepanjang jalan akan anda temui dimana orang orang berkumpul menikmati durian secara leluasa. Tentunya harga durian dan duku juga sangat murah dan dengan kualitas yang bagus. Anda dapat mencoba menikmati petualangan menikmati buah Durian dan duku ini setiap saat.</p>
<p>Pada Hari ketiga menjelang kepulangan anda, tidak akan lupa kami ajak untuk mengunjungi pusat oleh oleh khas Jambi diantaranya :<br />
Empek empek ikan Tenggiri dan ikan Belido yang juga sangat digemari, Kerupuk ikan, cumi dan udang, Dodol dan lempok durian, dodol kentang/ubi jalar khas kabupaten kerinci juga sangat enak di lidah. Dodol nanas, keripik nanas dan lainnya yang diolah dari nanas Jambi yang terkenal manis dan gurih.<br />
Anda tidak akan pernah melupakan perjalanan menarik dan menyenangkan ini di kota Jambi.<br />
Segera siapkan liburan anda bersama keluarga di kota Jambi….<br />
Selain harga yang murah dan miliki nuansa baru untuk liburan keluarga.<br />
Mari cintai negeri sendiri yang lebih kaya dengan keaneka ragaman khasnya.<br />
Untuk informasi dan harga paket silahkan  hubungi kami.</p>
<p>http://transglobaltour.blogspot.com</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=299&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/12/08/tiga-hari-dua-malam-di-kota-jambi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Jambi</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/11/08/my-jambi/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/11/08/my-jambi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 17:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Jambi yang berada di tengah dari pulau Sumatera termasuk salah satu kota yang aman, tenang dan nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. terutama bagi sebagian orang yang menyukai suasana damai dan alami.
Namun ada beberapa kendala yang masih menjadi faktor pengurang dari keadaan itu, yaitu kurangnya sarana hiburan, atraksi, permainan dan objek yang menarik untuk dihabiskan bersama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=295&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jambi yang berada di tengah dari pulau Sumatera termasuk salah satu kota yang aman, tenang dan nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. terutama bagi sebagian orang yang menyukai suasana damai dan alami.</p>
<p>Namun ada beberapa kendala yang masih menjadi faktor pengurang dari keadaan itu, yaitu kurangnya sarana hiburan, atraksi, permainan dan objek yang menarik untuk dihabiskan bersama keluarga.<br />
Jambi sangat potensial dengan wisata alam, wisata air dan wisata petualangan. Saat ini sektor itu belum tergali dengan baik dan serius. Justru yang menarik dieksploitasi dari Jambi adalah Sumber Bumi berupa gas alam, minyak mentah, Batu bara, emas dan aneka sumber tambang lainnya.</p>
<p>Bagaimana sikap kita sebagai masyarakat dan kaum muda yang perduli dengan Jambi.</p>
<p>Mari kita mulai memikirkan perkembangan dan program yang dapat membantu agar Jambi dapat mengejar ketinggalan dibanding daerah lainnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=295&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/11/08/my-jambi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAMPU YANG SEDANG SAKIT</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/03/lampu-yang-sedang-sakit/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/03/lampu-yang-sedang-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 17:21:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[mati lampu, pln, padam, gelap, krisis listrik<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=288&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Lampu,&#8230;Sekarang sudah mulai kambuh lagi nih penyakitmu, sudah kembali angot angotan lagi. Obat yang tempo hari dibeli ternyata belum bisa menuntaskan sakitmu yang makin parah. Tidak sekali dua kali dalam sehari kamu koma, bahkan bisa tiga hingga empat kali.</p>
<p>Duuh.. capek hati juga merasakan sakitmu. Lampu, kamu yang sakit, tapi kok kita semua jadi kena dan ikutan sakit. Banyak sekali akibat yang ditularkan. Misalnya pada si PC ku yang pentium tiga itu, kini dia sudah mulai batuk batuk pula. bahkan sering tiba tiba diam tak bergeming membisu. kami tak bisa mendapatkan manfaat lagi dari kehadirannya, terpaksalah dia di gotong dan dibawa kespesialisnya yang selalu rajin menerima kunjungan teman temannya akhir akhir ini.<br />
Sang spesialis juga menyalahkanmu lampu, aku tak bisa menjawab ketika dia menyarankan menggunakan UPS. Apa dia pura2 tidak tahu ya.. Ups ku kan sudah 6 buah menumpuk di gudang dalam keadaan sekarat tanpa jelas apa penyakitnya. Malas saja aku membawanya ketempat perawatan khusus, ujung ujungnya ya beli alat pengganti yang nilainya hampir senilai UPS itu.<br />
UPS ku yang terbaru bermerek terbaik seperti saran penjual komputer, terkadang sudah mulai ogah ogahan menyuplai listrik kepada PC lainnya.<br />
Kalau begini terus menerus.. usahaku bisa babak belur juga.<br />
Lampu kamu harus sehat, kamu harus mencari dokter spesilalis terbaik yang bisa menyembuhkan penyakitmu.<br />
Bagaimanapun juga kuakui hanya kamu tempatku bergantung&#8230; bersandar untuk melanjutkan kehidupanku seterusnya.<br />
Andai kamu memiliki teman rival yang lebih baik, mungkin penyakitmu tak begitu mengusikku,<br />
aku tak akan sepusing ini memikirkan keadaanmu.<br />
tapi apa daya, aku hanya orang biasa, suaraku juga tak ada gunanya, teriakanku hanya membuatmu makin dingin dan pucat.<br />
Hanya saja aku berharap.. kasihani aku, kasihani PCku, kulkasku, mesin cuci, ac, mesin fax, dan yang lainnya itu&#8230; jangan sampai mereka ikutan sakit sepertimu.</p>
<p>Cepat sembuh ya Lampu..<br />
Aku pasti mendoakanmu&#8230;apalagi sebentar lagi Ramadhan akan tiba,<br />
mana mungkin si lilin yang akan menemani sahur kami.. terasa lucu kedengarannya.<br />
melihat lauk dan makanan saat kamu terang benderang aja, selera makan sedikit. apalagi kalau makan di suasana remang remang&#8230;<br />
tak mungkinlah Lampu.<br />
Yang penting&#8230;. kamu periksa cepat kesehatanmu, sembuhkan dirimu. Agar kami bisa tersenyum kembali.<br />
dan ikhlas membayar setiap tagihanmu padaku.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=288&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/03/lampu-yang-sedang-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seandainya Aku Masih Hidup Hingga Malam Nanti</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/01/seandainya-aku-masih-hidup-hingga-malam-nanti/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/01/seandainya-aku-masih-hidup-hingga-malam-nanti/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 17:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/01/seandainya-aku-masih-hidup-hingga-malam-nanti/</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya Aku Masih Hidup Hingga Malam Nanti
By Made Teddy Artiana
Seorang pria bertopi putih dan jaket hitam berjalan melintas. Ditangannya terlihat tas beroda yang terasa begitu berat. Berjalan memasuki sebuah ruangan dan tak lama kemudian..BUUUMMMMM !!!!
Entah sudah berapa kali video ini diputar oleh berbagai stasiun TV. Rasanya hampir setiap orang di Indonesia paling tidak pasti pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=264&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seandainya Aku Masih Hidup Hingga Malam Nanti<br />
By Made Teddy Artiana</p>
<p>Seorang pria bertopi putih dan jaket hitam berjalan melintas. Ditangannya terlihat tas beroda yang terasa begitu berat. Berjalan memasuki sebuah ruangan dan tak lama kemudian..BUUUMMMMM !!!!</p>
<p>Entah sudah berapa kali video ini diputar oleh berbagai stasiun TV. Rasanya hampir setiap orang di Indonesia paling tidak pasti pernah menyaksikannya minimal satu kali. Pemboman Ritz Calton dan J.W. Marriot. </p>
<p>Tetapi baru kemarin malam aku melihat sisi lain dari video itu. Dan itu membuatku terpengarah…</p>
<p>Beberapa saat sebelum kejadian itu. Segalanya tampak biasa saja. Orang lalu lalang diloby. Penjaga pintu menyapa tamu dengan ramah. Demikian juga dua orang wanita, yang sedang bercakap-cakap begitu riang, berjalan menuju restaurant. Lalu seorang pria, dalam video yang berbeda, berbaju putih, bertubuh agak gemuk, berjalan mondar-mandir, kemudian perlahan-lahan seolah digiring berjalan kedalam restaurant dan tiba-tiba saja….BUMMMMMM !!! </p>
<p>Perhatikan ekspresi orang-orang itu.</p>
<p>Yang jelas, mereka semua sama sekali tidak memperkirakan kejadian itu. Asyik menjalani rutinitas dan tiba-tiba saja….maut merenggut. Tidak sempat berpamitan, tidak sempat mengucapkan maaf, dan tidak sempat memohon ampun.</p>
<p>Sebenarnya bukan hal yang baru. Sedang tidur-tiduran tiba-tiba saja ada pesawat nyasar yang menabrak rumah. Sedang asyik mengendara mobil eh ketimpa pohon yang tumbang. Sedang sarapan eh kena bom. Sedang ketawa-tawa eh ketimpa papan iklan. Main tenis kemudian kena serangan jantung. Dan selanjutnya…dan selanjutnya…skenario nya bisa jadi tak terbatas.</p>
<p>Siapakah yang dapat memperkirakan apa yang akan terjadi padanya satu menit kemudian dalam hidupnya ? Bahkan Mama Laurent yang biasa berkomentar : Si A akan begini, nanti begitu, besok beginu dan lain sebagainyapun pasti akan membisu, kalau saja diberi pertanyaan : “Ramalan Anda tentang hidup Anda sendiri bagaimana ?”. Seandainya dia tahu –tentunya dengan tidak menipu- aku akan berlari bugil mengitari Senayan !</p>
<p>Jika demikian,siapa yang dapat menjamin bahwa ia tetap masih hidup, satu jam kedepan ? Tidak ada.</p>
<p>Apakah benar hidup ini demikian rapuh ?</p>
<p>Bagi sebagian orang jawabannya adalah : ya ! Tetapi belum tentu buat yang lain. Banyak pula orang yang “dipanggil pulang” dengan cara yang mulia.</p>
<p>Sama sekali tidak bermaksud menghakimi siapapun. Tetapi jika seandainya aku mendapat kasih karunia untuk memilih, kiranya Ia mengijinkanku pulang dengan tenang. Setelah genap umurku, selesai tugasku dan dalam keadaan siap.</p>
<p>Takdir memang kadang terasa liar, bebas dan tidak berpihak. Easy come, easy go. Semau-maunya. Untunglah ada DIA, Sang Penguasa Takdir. Kehadiran Nya menjamin tidak akan ada yang kebetulan dalam hidup ini. Tidak ada.</p>
<p>Agaknya aku bukanlah pemilik sebenarnya diri ku. Hidup ini adalah milik-Nya. DIA lah pemilik tunggal : orang tua, istri, anak, tetangga, saudara dan teman. Pada saat Sang Pemilik ingin mengambilnya, maka tidak ada yang dapat mempertahankannya. Sehebat apapun dia berusaha.</p>
<p>Jadi seandainya saja aku masih bernafas detik ini, maka aku harusnya menghormati “kemurahan-Nya” itu. Setiap pagi harusnya aku sambut dengan sujud syukur. </p>
<p>Aku sewajarnya berusaha hidup menurut standard Nya. Berprestasi habis-habisan. Mengasihi istri, orang tua, keluarga, pembantu sedalam-dalamnya. Memberikan kontribusi sebesar mungkin bagi orang lain. Bukannya malah menyia-nyiakan hidup dengan kekawatiran, frustasi, dendam, iri hati dan segala yang menghabiskan waktuku dengan percuma. Benar-benar kesempatan yang harus digunakan sebaik mungkin.</p>
<p>Terima kasih TUHAN, jika selama ini Engkau masih bersabar menungguku berkubang dalam kebebalan. Maafkan ketidaktahudirian ku ini ya TUHAN. Terlalu sering aku memperlakukan hidup ini bukan sebagai anugrah luar biasa dari Mu. Memperlakukannya seolah aku adalah pemilik nyawaku sendiri. Memperlakukannya seolah-olah Engkau tidak tahu apa yang ku pikirkan, apa yang ku katakan dan apa yang ku perbuat.</p>
<p>Terima kasih jika selama ini pasukan malaikat Mu, tanpa aku sadari selalu berjaga-jaga atas ku. Memindahkan paku berkarat yang tergeletak dijalanku. Menggembosi ban mobilku, agar aku tidak melintasi jalan yang akan ditumbangi pohon itu. Membuat aku terlambat, agar tidak menaiki pesawat yang akan celaka itu. Semata-mata agar aku mendapat kesempatan “pulang” dengan selamat. *** </p>
<p>Catatan :</p>
<p>Tulisan ini kupinjam dari teman di milis, untuk kubagikan kepada teman2 ku sayang.<br />
Aku tersentuh dengan tulisan ini ditambah kehilangan seorang sahabat yang selama ini tak sempat kujenguk,<br />
Kesedihanku ditinggalkannya pergi membuat hati begitu muram. Menyesal tidak dapat bertemu dihari hari terakhir , aku begitu sibuk dan hampir melupakannya.<br />
Maafkan aku Umi, aku kehilanganmu.<br />
Kudoakan buat Umi Kalsum,<br />
Semoga Amal kebaikannya selama di dunia diterima Allah SWT, dilapangkan kuburnya dan diampuni segala salah dan dosanya.<br />
Semoga Allah menempatkannya diantara Ummat Nabi Muhammad lainnya, Amin.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=264&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/08/01/seandainya-aku-masih-hidup-hingga-malam-nanti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PASIR PUTIH DI KRABI ISLAND</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/25/pasir-putih-di-krabi-island/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/25/pasir-putih-di-krabi-island/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 16:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Story]]></category>
		<category><![CDATA[air asia]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkok]]></category>
		<category><![CDATA[jambi]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[krabi island]]></category>
		<category><![CDATA[Lanta island]]></category>
		<category><![CDATA[pasir putih]]></category>
		<category><![CDATA[pattaya]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[siam niramit]]></category>
		<category><![CDATA[thailand]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[ 
Travelling kebeberapa tempat menarik masih menjadi hobbyku. Apalagi mengunjungi kota kota cosmopolitan dan modern. Menimbulkan hiburan baru dan membakar rasa ingin tahu akan daya tariknya, mungkin karena polesan, kecanggihan dan daya tariknya yang menawan membuat mata tiada lelah menjelajah. Selalu ada yang unik dan jarang ditemui ditempat lain. Itu akan menjadi perhatian khusus dan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=260&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><strong><a href="http://KOHHONG"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-262" title="CIMG7237" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/06/cimg7237.jpg?w=150&#038;h=112" alt="CIMG7237" width="150" height="112" /></a> </strong></p>
<p>Travelling kebeberapa tempat menarik masih menjadi hobbyku. Apalagi mengunjungi kota kota cosmopolitan dan modern. Menimbulkan hiburan baru dan membakar rasa ingin tahu akan daya tariknya, mungkin karena polesan, kecanggihan dan daya tariknya yang menawan membuat mata tiada lelah menjelajah. Selalu ada yang unik dan jarang ditemui ditempat lain. Itu akan menjadi perhatian khusus dan menjadi bahan cerita baru untukku.</p>
<p>Hampir setiap bulan kuluangkan waktu untuk berjalan jalan, yang paling menarik saat ini masih bepergian keluar negeri. Alasan keluar karena sekalian mengikuti undangan dan pameran, atau membawa group tour, jadi bukan khusus mengeluarkan biaya untuk kesana. Gile aja kalo aku harus keluarkan kocek sendiri. Ngga kuat deh…</p>
<p>Perjalananku ke Thailand mengikuti undangan TTM+ yang diadakan TAT ( Tourism Authority of Thailand ).</p>
<p>1 Juni lalu sekitar pukul 11.25 wib pesawat Lion air yang kutumpangi take off dari bandara St Thaha Jambi menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Setelah landing dengan mulus, aku berjalan santai menuju pengambilan bagasi, sengaja tidak buru buru karena penerbangan lanjutanku masih lama. selesai mengambil bagasi aku berpindah ke terminal 2 dengan menggunakan Shuttle bus. Tiket pesawatku menuju Bangkok yang kupilih dengan menggunakan pesawat air asia ternyata mengalami perubahan jadwal menjadi  pukul 17.30 wib, diinfo agak terlambat dari biasanya karena alasan teknis.</p>
<p>Lama juga terasa waktu menunggu, semua penumpang sudah berkumpul diruang tunggu dengan raut wajah masing masing. Aku memilih duduk di pojok ruangan sambil menunggu handphone yang di cas. Tak lama kemudian panggilan untuk boarding bergema dan penumpang mulai antrian memenuhi pintu menuju pesawat. Pesawat yang digunakan jenis baru, A320. semuanya masih cingklong dan bersih. aku menyukai semarak warna kabinnya yang penuh warna warni bernuansa edisi liburan, menimbulkan semangat dan kegembiraan.</p>
<p> </p>
<p>Sekitar pukul 9 malam pesawat yang kutumpangi sudah landing di bandara Suvarnabhumi, Bangkok. aku dijemput oleh khun A salah satu pegawai TAT di ruang pengambilan bagasi dan diantar menaiki sedan hitam penjemputan  dari hotel Siam City diparkiran bandara. Perasaan nyaman dan lega kurasakan setelah duduk di atas mobil ini , agaknya pelayanan TAT yang cepat membuat rasa  letihku berangsur hilang. Sekitar 40 menit perjalanan tiba di hotel, resepsionis membantuku mempermudah check in hingga aku masuk kekamar nomor 1856 dengan leluasa. Aku diberikan akomodasi hotel yang bagus dan berkelas. hotel yang bagus dan berfasilitas lengkap.</p>
<p>Setibanya dikamar aku tidak langsung beristirahat, kusambungkan laptop yang kubawa kekabel internet untuk mengabarkan keberadaanku kepada keluarga di rumah. Ternyata hotel juga memberikan paket free wifi yang semakin mudah mendekatkanku ke tanah air. Sebenarnya sejak awal keberangkatanku ke sini, sangat dikhawatirkan oleh keluarga. Karena mereka mendengar berita kerusuhan di Thailand. Namun aku meyakinkan mereka bahwa sekarang Thailand sudah aman, dan apa yang kusampaikan ternyata benar, kondisi kota Bangkok sangat aman dan kondusif. Tidak ada tanda tanda kericuhan, demo atau keributan dimanapun. Semua berjalan seolah tak terjadi apa apa. Bangkok, tetaplah kota metropolitan yang menawan dan menyenangkan bagi siapapun yang mengunjunginya.</p>
<p> </p>
<p>Keesokan harinya aku mengikuti jadwal pre tour yang sebelumnya telah kupilih yaitu ke Rose Garden, kukira ini kebun bunga mawar. Ternyata ini adalah komplek hotel dan resort yang asri lengkap dengan kekayaan alam dipinggir sungai dan memiliki berbagai atraksi serta kegiatan yang bisa dinikmati oleh turis. Diantaranya panggung pertunjukan tari tarian, masakan daerah, show gajah dan masih banyak lagi. Dari mereka aku mendapat info bahwa perusahaan besar di Indonesia sering  membuat family gathering disana.</p>
<p> </p>
<p>Sore hari sekitar  pukul 5 aku bersama rombongan yang tergabung di pre tour ini keluar dari mengunjungi crocodile farm sebuah penangkaran buaya yang unik, aku belum pernah melihat atraksi semacam ini, sangat menarik dan menegangkan. Kami semua sangat antusias menyaksikan aksi pawang buaya buaya yang berani itu. Ibu Inge dari Tim Holiday Bandung, beberapa teman media dan travel dari singapura saling berbisik dan tak henti mengambil foto. Perjalanan menjadi unik karena bus yang kami tumpangi untuk pulang ke hotel mengalami macet hampir 2 jam penuh diatas jembatan sungai chaopraya menuju kota Bangkok. Bangkok sangat padat di sore hari dan macetnya tidak tanggung tanggung bisa berjam jam tanpa bergerak, padahal sudah ada alternative jalan layang, sky train dan lainnya. Namun tetap saja macet dimana mana. Kami terpaksa turun di daerah yang mendekati ke Mall MBK, pengin jalan dan cari makanan di food courtnya MBK. Cukup lama juga berjalan kaki menuju kesana.</p>
<p>Mall ini besar sekali dan butuh waktu setengah hari untuk mengelilinginya, semua barang ada disini dan kebetulan sedang ada diskon hingga 70%. Aku sangat antusias dan tertarik memperhatikan sekitarnya. Banyak sekali yang menarik hati dan menggoda kantong.</p>
<p>Kami memilih kelantai atas, (aku lupa lantai berapa lokasi food courtnya) untuk menuju  lokasi food court yang luas. Pola belanja makanan disini menggunakan kupon. Minimal kupon yang kita beli senilai 100 bath  sekitar rp. 30.000,- . aku sedikit lelah dan pusing, ingin mencari makanan yang hangat, sop atau kuah2 pedas. Wuiih..ternyata makanannya enak enak sekali. Banyak sekali pilihan, apalagi aku yang muslim sangat selektif dalam memilih menu. Rombongan kami berpencar mencari menu masing masing dan kembali ke meja yang sudah ditentukan. Aku beruntung bergabung dengan teman teman yang perhatian dan baik hati, terutama Eugene dari Media Singapore sights, dia baik sekali dan memberikan informasi banyak tentang kawasan ini.</p>
<p>Pulangnya kami memilih menggunakan sky train, pengin juga mencoba dan ada alternative yang cepat menuju hotel yang kebetulan dekat dengan station N2. Hari ini perjalananku berkesan dan menyenangkan. Aku ingin tertidur lelap dan menikmati malam keduaku di kota Bangkok.</p>
<p>Tanggal 3 Juni 2009 morning call jam 7 pagi membangunkanku dan bersiap ke fitness center untuk membuang keringat karena aku merasakan udara sangat dingin dan tidak nyaman walau ac kamar telah dimatikan. Selesai mengayuh sepeda aku sarapan bersama debby dan Eugene. Selera makan agak berkurang walau makanan tergolong lezat. Jam 12’30 kami dan seluruh undangan yang menginap di siam city hotel berangkat menggunakan bus menuju hotel Centara Grand, tempat registrasi buyer, seller meet buyer diadakan. Disinilah aku mengalami muntah muntah dan sakit perut yang berlebihan. Dengan terpaksa aku diantar oleh Mitra lokal ke klinik hotel dan diberikan obat, namun ternyata tidak juga mengurangi rasa sakit, malah membuatku diare dan kondisi makin lemah. akhirnya Samran Nanon (Mitra Agentku di Bangkok) mengantar ke Rs Bumrungrad Internasional menggunakan taxi. Semua dia yang mengurus hingga aku bisa masuk di kamar rs yang mirip hotel ini. Segala prosedur sebagai warga negara asing kujalani untuk bisa menginap disini. Disinilah aku ditangani serius oleh perawat dan dokter general medicine. Awalnya aku ragu dengan pembayaran menginap di rumah sakit ini, karena aku menyesal lupa membeli asuransi perjalanan, ini semua diluar dugaan. Untungnya panitia TAT yang mengundang cukup mengerti dan sangat bersyukur semua biaya perawatan ditanggung oleh TAT Singapura.. Terima kasih Puu dan Boss.</p>
<p>Rasa sedih karena harus menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di negeri orang dan dalam keadaan sendiri berangsur hilang, aku malah menemukan pengalaman baru di dalam kamar perawatan, sekamar dengan seorang wanita Thai yang juga sakit, dan menemukan banyak pengalaman yang kudapat terutama tentang proses pelayanan dan fasilitas rumah sakit khusus warga Negara asing  disini.</p>
<p>Rumah sakit ini berkelas, modern dan dilengkapi dengan fasilitas layaknya sebuah hotel berbintang, ada starbuck caffe, toko toko, dan banyak fasilitas lainnya yang menarik dan sangat berbeda dibanding rumah sakit lainnya. Jika bukan karena tugas yang sudah menantiku pada tanggal 5 Juni, mungkin aku masih harus menginap disini, untung dokter yang merawatku baik sekali, sebelum aku diperbolehkan pulang sang dokter menjelaskan panjang lebar mengenai keadaanku dan memberi nasehat serta arahan demi perbaikan keadaan. Sangat menyenangkan bisa mengenal mereka para dokter dan perawat yang ramah, baik serta cantik cantik, walau harus dirawat di sebuah rumah sakit. Ini sebuah pengalaman berharga sekali.</p>
<p> </p>
<p>Tanggal 5 Juni pagi keadaanku sudah mulai membaik dan mulai segar, aku tidak lupa  makan obat yang diberikan dokter, semua menjadi baik baik saja. Apalagi seller yang harusnya kukunjungi pada tanggal 4 Juni telah di beri tahu Puu bahwa aku akan meralat waktu kunjungan menjadi tanggal 5 Juni. Dalam 1 (satu) hari penuh ini aku bertekad menyelasaikan semua appoinmentku dengan baik, karena bagiku ini adalah tanggung jawab dan tanda ke profesionalan seseorang .syukur alhamdulillah jam 4 sore aku telah mengembalikan berkas appointment kepada panitia dengan lengkap.</p>
<p>Selesai mengembalikan berkas, aku berpindah gedung menyaksikan TTF yang meriah. Ini sudah bergema sejak awal, keramaian di TTF menggoda delegasi, karena disana banyak sekali aneka makanan khas, kerajinan thai, pertunjukan kolosal, dan pasar tradisional yang sangat menarik. Aku hampir ketinggalan bus untuk kembali ke hotel karena asik mengelilingi arena ini. Berbagai atraksi, kekhasan di seluruh Thailand ada disini. Dan harganya pun tergolong murah sekali.</p>
<p> </p>
<p>Malam harinya aku pergi nonton pertunjukan Siam Niramit. Ini salah satu pertunjukan yang harus kutonton, karena selain bagus juga memberikan gambaran tentang negeri Thailand. Dari hotel aku naik taxi, karena teman2 lain sudah pernah kesana dan memiliki acara masing masing.  Aku sangat tertegun dengan kehebatan para pemain menampilkan atraksi mereka yang bergelantungan melayang layang di atas panggung, sangat fantastis dan menarik hati. Rasanya menonton sekali saja terasa tidak akan cukup.</p>
<p> </p>
<p>Tibalah waktunya untuk bergembira kembali, TAT mengundang hanya 3 hari untuk bisnis dan selebihnya adalah berlibur melihat eksotiknya Thailand. Tanggal 6 Juni sesuai jadwal post tour yang kupilih yaitu Bangkok Krabi, aku sudah bersiap sejak pukul 5 pagi, check out dari hotel  bersama rombongan dan diantar menuju Bandara Suvarnabhumi untuk terbang ke kepulauan Krabi dengan Thai airways…</p>
<p>Yuhuuu.. aku gembira sekali dan berulang kali mengucap syukur atas nikmat dan karuniaNYA untuk melihat langsung keelokan pulau pulau berpasir putih di Thailand. Kami terbang jam 8 pagi dan tiba di bandara krabi sekitar jam 9 lewat 10 menit. Segala macam keperluan di udara panas terbuka telah kupersiapkan sebelumnya, diantaranya topi dan sunbath. Group kami berjumlah sekitar 19 orang yang rata rata berasal dari eropa, amerika dan asia. Dari Indonesia aku dan pak Gunawan.</p>
<p>Pemandu kami bernama Aud dipanggil ud, dia pandai dan professional sekali menghandle tamu asing. Semua informasi tentang krabi kuperoleh darinya. Aku menyukai kota ini, 75% penduduknya beragama Islam dan sisanya Budha. Mata pencaharian penduduk disini adalah petani karet, sawit dan Pariwisata. Kota kecil yang tenang. Krabi terasa panas dan terik, dikelilingi pulau yang berjumlah sekitar 137 buah pulau besar dan kecil.</p>
<p>Selesai dari bandara kami di antar menuju hotel Sheraton beach &amp; Resort tempat kami menginap yang bagus sekali. Selesai berganti pakaian, kami menaiki speed boat yang akan membawa ke pulau Ko Hong. Pulau yang pasirnya putih sekali dan bersih, ketika diambil fose poto disana seakan hasilnya terbingkai indah dan menakjubkan. Bener bener keren sekali. Ingin rasanya berlama lama disini, karena seharipun tak akan cukup untuk mandi dan bersantai di pantai ini, sayang kami harus makan siang, agak telat menuju pantai ini karena lama persiapan di hotel tadi. Perut sudah mulai berkriuk kriuk tanda lapar.</p>
<p>perjalanan dilanjutkan kembali dengan speedboat menuju restorant di tepi laut Tub Kaek Beach,  sekitar 15 menit sudah tiba di area hotel untuk makan siang di restoran hotel.  Hotel sejenis hotel butik yang bagus sekali.</p>
<p>Makanan di hidangkan ala carte, dimulai dengan seafood spring rolls yang enak, selanjutnya sup tomyam, kari ikan, udang goreng dan makanan lainnya. Dan ditutup dengan air buah kelapa plus ketan mangga yang sangat enak, termasuk menjadi makanan favoritku di sini. Beras ketan Thailand pulen dan bersih sekali, enak plus gurih. Ini adalah cemilan yang paling kuincar kalau kesana lagi kelak. Seluruh rombongan terlihat sangat menikmati makan siang ini, kecuali pasangan dari Travel Apolita Bulgaria yang tidak menyukai sea food. Pembicaraan diantara kami mulai hangat dan saling mengenalkan diri. Aku dipanggil miss Indonesia oleh lisa dari Vietnam , ha..ha Lisa. ada Mr Indonesia juga disini yaitu pak Gunawan. ternyata Lisa lupa nama panggilanku. Ada juga Chris dari New York, president Elite travel. Baik dan ramah, dia dekat dengan Sophie dari Negara yang sama. Setelah selesai menikmati makan siang yang menyenangkan, kembali kami melanjutkan perjalanan mengunjungi pulau  pulau lainnya yang sangat menarik.</p>
<p>Seakan rasa letih dan lelah pergi menjauh akibat keasyikan menikmati pemandangan yang menakjubkan dari atas kapal.. Lea dan tiga rekannya dari Orlando sangat menikmati panas matahari yang terik. Mereka berbusana terbuka di dek depan. Katanya di negeri mereka kekurangan sinar matahari. Beruntunglah kita yang tinggal dinegeri tropis dengan matahari yang berlimpah, aku malah bersembunyi di bawah handuk dan topi, takut sekali dengan teriknya matahari yang menyengat. Bau solar mesin juga membuat aku tidak nyaman. Akhirnya aku memilih duduk di depan dek dibawah atap.</p>
<p>Selesai mengunjungi pulau pulau di Krabi dengan beberapa pantainya yang menarik, kami kembali ke hotel dan keluar lagi sekitar jam 7 malam untuk makan malam di restoran kawasan  Aonang Beach.</p>
<p>Restorant ini sangat terkenal dan memiliki menu yang paling kami sukai, aneka seafoodnya mantap dan sangat lezat. Hampir teller karena kekenyangan. Makanannya juga sama seperti pengolahan seafood di Indonesia, tidak ada beda sama sekali. Semua peserta memuji makanan ini, termasuk Lisa yang doyan seafood. Makanan di asia tidak ada bedanya ternyata, dia dari Vietnam juga mengatakan hampir sama bentuk dan rasanya. Di sekitar kami makan malam, ada anak anak lokal yang bermain dan menawarkan lentera. Aku dan beberapa teman membeli dan membakar lentera itu hingga terbang kelangit malam yang gelap. Tampak indah sekali. Udara pantai terasa menghembus dan membuat nyaman menikmati malam disini. Gara gara kekenyangan mata mulai terasa mengantuk tapi acara ternyata belum juga berakhir, Usai makan malam kami diajak untuk mengunjungi pasar malam di kawasan aonang yang sangat terkenal dengan berbagai barang kebutuhan tamu yang menginap di Krabi. Sepintas lalu kawasan pertokoan ini mirip di pertokoan kawasan Kuta dan Legian di Bali, hanya sedikit lebih kecil saja.</p>
<p> </p>
<p>Keesokan  harinya selesai sarapan pagi di hotel,  rombongan bersiap untuk berangkat menuju pulau Lanta. Sekitar 3 jam perjalanan menuju kesana. Perjalanan dimulai menuju Lanta noi atau Lanta kecil , dari Krabi ada kapal yang menyeberangkan mobil  kesana, kapal ini tidak sebesar kapal penyeberangan Bekauhuni – Merak, karena jarak Krabi dengan Koh Lanta dekat sekali hanya dipisahkan seperti sungai, aku lupa apakah itu sungai atau laut. Tapi acara penyeberangan ini cukup menyenangkan, cepat, rapi dan aman sekali. Aku Tanya kepada Aud, kenapa tidak membangun jembatan saja. Ternyata masyarakat lokal lebih menyukai kapal penyeberangan daripada jembatan. Sebuah realita yang cukup dimengerti. Walau kecil pulau ini sangat bersih  dan mempunyai fasilitas yang cukup. Pulau ini seperti desa kecil yang damai dan tentram. Di pulau ini tidak ada hotel, lebih banyak penduduk yang bermukim disana. Setelah tiba di Lanta noi, kami menuju ke pulau berikutnya yang lebih besar yaitu Lanta yai, juga menggunakan ferry penyeberangan. Jarak tempuh ferry lebih cepat karena jarak pulau lebih dekat. disinilah pulau khusus pariwisata, memiliki pantai indah dan fasilitas ratusan hotel berbintang sepanjang pantai. Kami menginap di Lanta Sand spa &amp; Resort, hanya sekitar 10 menit dari ferry penyeberangan. Kawasan hotel ini luas sekali. Di depan kamarku ada kolam renang. Airnya biru dan bersih. Kamarnya juga bagus dan nyaman.</p>
<p>Aku sedikit menyesal tidak berlibur bersama keluarga, karena sayang sekali suasana ini hanya kunikmati sendiri. Koh Lanta sangat cocok sebagai tempat untuk berbulan madu. Disamping suasananya damai, tenang dan memiliki pantai yang indah.  Ini adalah salah satu tempat paling romantis yang kutemui.</p>
<p>Kami menghabiskan waktu cukup lama di hotel ini, ada yang spa, berenang, menyisiri pantai, jogging di fitness  center atau mengisi dengan  kegiatan lainnya. Sementara aku memilih berenang dan berjalan menyisiri pantai, udara terasa  panas dan angin yang kencang menyibak rambutku. Disini aku merasakan berada di sebuah negeri yang asing. Sepi dan nyaris tak berpenghuni.</p>
<p> </p>
<p>Keesokan harinya sekitar jam 12 siang kami check-out dari hotel dan makan siang di Kuao yai restaurant. Restoran ini menghadap ke pemandangn  laut dan lebih leluasa melihat sekitarnya.  Selesai makan kami diantar ke bandara untuk kembali ke Bangkok. Inilah hari terakhir yang indah di Krabi.</p>
<p> </p>
<p>Tiba di Bangkok, TAT masih menyediakan 1 (satu)malam akomodasi di hotel siam city, aku beristirahat dengan nyenyak untuk mempersiapkan perjalanan esok ke Pattaya. Karena ada agent lokal Naneeya Travel, khun Dennis yang  berbaik hati memberikan  perjalanan ke Pattaya.</p>
<p>Ternyata Pattaya sangat eksotik dan mengagumkan, walau hanya sempat menikmati pada waktu siang hari, karena sorenya aku harus kembali ke Jakarta dengan pesawat Air Asia jam 8 malam.</p>
<p>Terakhir kali yang ingin kunikmati di bandara adalah ketan mangga yang sangat enak, aku benar benar ketagihan dengan makanan ini. Dan sempat kubungkus untuk dibawa pulang ke Jambi.</p>
<p> </p>
<p>Aku merasa sangat beruntung dan berbahagia sekali dapat melihat serta menikmati keindahan Thailand yang penuh pesona.</p>
<p>Sembilan hari delapan malam kuhabiskan  waktu di Thailand, liburan sambil berbisnis yang sangat menyenangkan. Masa ini akan sangat kurindukan .</p>
<p>Dan semakin memicuku untuk bersemangat mempromosikan berwisata ke Thailand.</p>
<p>Aku ingin membawa teman teman dan kerabatku kesini, agar mereka bisa merasakan kegembiraan yang sama denganku saat ini.</p>
<p>Terima kasih TAT team yang telah berbaik hati mengundangku ke TTM+ dan berwisata di Thailand.</p>
<p>Semoga pengalamanku ini bisa terus menyemangatiku untuk mengabarkan berita baik tentang kemolekan Thailand.</p>
<p>Amazing Thailand.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Catatan Perjalanan by Nilawaty</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=260&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/25/pasir-putih-di-krabi-island/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/06/cimg7237.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG7237</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>widget</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/15/widget/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/15/widget/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 06:01:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/15/widget/</guid>
		<description><![CDATA[Myspace Photo Cube
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=259&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTI*NTA5OTM5Mzk2OCZwdD*xMjQ1MDk5NDc1NTAwJnA9MCZkPSZuPXdvcmRwcmVzcyZnPTEmdD*mbz*xOGI5YjA2MWMyMTI*MTg4YjM1NzM1M2NmYTVmZDcyYSZvZj*w.gif" /><iframe frameborder="0" width="308" height="258" src="http://wpcomwidgets.com/?width=300&amp;height=250&amp;src=http%3A%2F%2Fwww.pageplugins.com%2Fgenerators%2Fphotocube%2Fshow.swf%3FbaseURL%3Dhttp%3A%2F%2Fwww.pageplugins.com%2Fgenerators%2Fphotocube%2F%26clickURL%3Dhttp%3A%2F%2Fwww.pageplugins.com%2F%26flashLABEL%3DPagePlugins.com%26file%3Dhttp%253A%252F%252Fwww%252Epageplugins%252Ecom%252Fgenerators%252Fphotocube%252Fuploads%252F14%255F06%255F2009%252F22%252Fpic72735117%252Ejpg&amp;quality=high&amp;align=middle&amp;wmode=transparent&amp;_tag=gigya&amp;_hash=7ef797abc247dcd3a1d440b3d380d07e" id="7ef797abc247dcd3a1d440b3d380d07e"></iframe><br /><a href="http://www.pageplugins.com/">Myspace Photo Cube</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=259&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/06/15/widget/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTI*NTA5OTM5Mzk2OCZwdD*xMjQ1MDk5NDc1NTAwJnA9MCZkPSZuPXdvcmRwcmVzcyZnPTEmdD*mbz*xOGI5YjA2MWMyMTI*MTg4YjM1NzM1M2NmYTVmZDcyYSZvZj*w.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DUA MALAM SAJA</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/05/01/dua-malam-saja/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/05/01/dua-malam-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 16:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Story]]></category>
		<category><![CDATA[agra]]></category>
		<category><![CDATA[bunda theresa]]></category>
		<category><![CDATA[golden thriangle.]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[indian gate]]></category>
		<category><![CDATA[jaipur]]></category>
		<category><![CDATA[nila]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[perjalananku]]></category>
		<category><![CDATA[taj mahal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[India, perjalananku, bunda theresa, agra, jaipur, golden thriangle.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=238&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-245" title="cimg6477" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/cimg6477.jpg?w=137&#038;h=150" alt="cimg6477" width="137" height="150" />Sudah jauh2 hari mempersiapkan keberangkatan ke New Delhi, Visa juga sdh siap 1 minggu sebelum keberangkatan, tepat tanggal 22 April jam 11&#8242;25 terbang dengan Lion Air ke Jakarta, mendarat dengan mulus di Cengkareng. namun aku harus ke Jakarta Kota untuk mengantarkan berkas Visa Korea tamu yang akan berangkat minggu depan.  sedikit terburu buru kuminta sopir taxi menuju alamat yang kuarahkan.</p>
<p>dan pukul 7 malam aku sudah kembali ke Bandara terminal 2 untuk terbang ke Singapura dengan Value air, karena memang tiketku dari Sin ke Delhi pergi pulang . jam 21&#8242;35  Value Air terbang di awang awang menuju Singapura dan landing tepat tengah malam waktu setempat. Welcome in Changi Airport, kembali aku menginjakkan kaki di Changi ini, salah satu airport termashur di dunia dengan kebersihan dan segala fasilitasnya. Aku ingin menghabiskan waktu disini saja sambil menjelajah seputar Changi.  memperhatikan berbagai sudut yang ada di bandara ini. Bandara yang tak pernah berhenti beraktifitas. aku tak ingin kemana mana atau menginap di Hotel, dengan waktu yang tanggung untuk menghabiskan uang ratusan dolar, mubazir. di Bandara ini semua bisa dilakukan, bergadang dan menikmati perjalanan. banyak kegiatan dintaranya bisa massage kaki yang letih tanpa batas, membuka internet di komputer bandara walau aku juga membawa serta laptop kesayangan, hunting makanan di berbagai fast food, cuci mata di pertokoan bandara, berbaring di sofa transit atau turun naik skytrain antar terminal sepuasnya. Semua orang tampak sibuk dan seakan tak perduli dengan kehadiranku disini. ada juga fasilitas menelpon gratis yang bisa dinikmati disini. Malam di changi tak ada bedanya dengan isang hari. banyak kutemukan penumpang transit sepertiku disini. ada bule, ada juga tkw yang duduk dan baring berjajar di lantai karpet bandara khusus dibagian transit.tetapi tidak tanpak bandara ini rumit dan sesak. andai bandara kita seperti ini yah..  pasti banyak orang yang tak mau menginap di hotel untuk transit. Setelah mulai letih dengan menggendong ransel akhirnya aku memilih duduk  di sofa coffe bean cafe di terminal 2 sambil memesan segelas teh hangat dan menikmati roti bread talk yang tadi kubeli di Jakarta, online di internet main fesbuk  lumayan menemaniku menghabiskan waktu. aku tak bisa minum kopi, jadi hanya teh tawar segar yang kunikmati. pegawai coffebeannya juga baik, berulang kali dia menawarkan minuman hangat gratis, sekali bayar 4 dolar sin selebihnya gratis he..he. ternyata dia gadis melayu, ramah dan baik tidak seperti gadis singapura yang ketus dan sombong. beruntung sekali kita dijawab bila bertanya kepada warga negara singapura, mereka akan menggelangkan kepala dan malah menyuruh meminta bantuan ke petugas bandara. ketat dan penuh curiga disini.</p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-247" title="bertiga-min-dan-kim" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/bertiga-min-dan-kim.jpg?w=150&#038;h=112" alt="bertiga-min-dan-kim" width="150" height="112" /></p>
<p>Pagi sudah menjelang sejak semalam aku tak bisa memejamkan mata, tak bisa tidur dengan kondisi ramai seperti ini, walau aman dan biasa saja, tetap tak bisa. pesawat Air India yang akan membawa keIndia sudah mendarat dan aku juga sudah checkin, wah..aku akan ke New Delhi&#8230; kuperhatikan Peta di internet, aku sekarang akan pergi ketempat yang lebih jauh dari kemarin ke Vietnam. makin jauh dari tanah air Indonesiaku. didalam fikiranku, andai aku tersesat, bagaimana caraku kembali ke rumah. he..he&#8230; mikir juga ya, jauh jauh ke negeri orang. Tak lama kemudian aku mulai disibukkan memperhatikan penumpang lainnya yang rata rata berwajah India. mereka berhidung mancung dan berkulit agak gelap dan sebagian lagi ada juga yang agak terang kulitnya.</p>
<p>Tak terasa panggilan boarding dan aku beranjak menuju tempat dudukku di pesawat, kucari no 18 F, ketemu. tapi ampunnn..aku akan duduk sejajar dengan tiga orang lelaki india dari Suku Sigh. mereka berpakaian putih putih dan bersorban orange mirip seperti kyai dari Jawa. hmm..hidungku kembang kempis mencium aroma mereka, aku bakalan pusing dan mual sepanjang jalan. Untungnya taklama kemudian mereka menyadari ketidak nyamananku dan mereka pindah duduk ke belakang..ohhh.. Alhamdulillah, apa yang mereka santap sehingga baunya seperti itu yah&#8230;?</p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-248" title="dengan-min-dari-korea" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/dengan-min-dari-korea.jpg?w=150&#038;h=112" alt="dengan-min-dari-korea" width="150" height="112" /></p>
<p>Perjalanan dari Sin ke Del ditempuh selama 5 jam 45  menit, cukup lama buatku, mata tak jua bisa terpejam, satu jam kemudian setelah perjalanan penumpang disuguhi makanan, aku memilih menu ikan, ingat makanan yang pernah kunikmati dulu di perjalanan Singapura Bangkok . tapi rasanya ya ampuun  beda sekali&#8230; tak apalah, asal halal, aku akan coba nikmati, lapar yang bicara. sesekali aku harus bersyukur menikmati makanan tak enak ha..ha.  untung selanjutnya ada  tambahan snack dan soft drink. sambil mengisi waktu aku menonton film bagus di kursi, dibintangi idolaku Richard Gere, kalau tidak salah judul filmnya &#8221; nights in rodantale &#8220;.  Film bagus, ceritanya sedih dan mengharukan. sedikit membantu membuatku nyaman selama didalam perjalanan. perjalanan menjadi tidak membosankan ditambah mendengar musik dari audio.</p>
<p>Pramugarinya berpakaian saree,&#8230; duh mereka ngga risih apa ya?.. kalo aku yang pakai mungkin sudah jatuh tersungkur berkali kali sambil mengangkat kain. mereka wanita India yang mencintai budayanya&#8230;. tapi, wajah mereka kok tidak seperti pramugari yang biasa kutemui ya? ,dari keempat orang ini tidak ada yang bisa dikategorikan cantik atau manis, umurnya pun sekitaran aku, sudah dewasa sekali. Kemungkinan mereka mempunyai banyak keahlian lain atau jagoan sehingga bisa jadi pramugari, gayanya gesit sekali. mondar mandir melayani permintaan sekian penumpang  di pesawat ini. ( pesawat  terisi sekitar 90% , type A 319 seperti punya Mandala Airlines dan air asia) dengan aneka servis dan penawaran. Untung dulu aku tidak jadi pramugari,..kelihatannya saja keren namanya tetapi di pesawat menjadi pelayan sejati. babak belur menjalankan tugas. didalam hatiku ada rasa kasihan dan tertegun. mungkin ini yang dinamakan jalan hidup. Alhamdulillah dengan profesi yang kujalani sekarang ini. its my life. i love it.</p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-249" title="cimg6404" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/cimg6404.jpg?w=150&#038;h=112" alt="cimg6404" width="150" height="112" /></p>
<p>Di depan tempatku duduk tampak dua orang perempuan berbusana seperti wanita Indonesia, mereka sepertinya dari Jawa, berjilbab dan berwajah lugu. kusapa mereka dan dengan wajah tawa sumringah mereka antusias memandangiku. mereka mengira aku bukan dari indonesia, mereka akan ke Kairo dan Oman untuk jadi TKW. pesawat mereka transit di Delhi dan akan menanti pesawat berikutnya ke Dubai. ternyata sejak dari Jakarta mereka satu pesawat denganku dan mereka sama sekali belum makan hingga naik di pesawat ini. katanya tak punya uang dan tak tahu mau beli apa. hatiku tersentuh. bu kenapa harus jauh jauh mencari uang ke negeri orang, belum tentu setiap tahun bisa ketemu keluarga. Mereka lebih suka di negeri orang untuk mendapatkan uang sebesar 2,5 juta perbulan utuh. hmmm.. persoalan bangsa yang pelik. aku kembali bersyukur dengan kehidupan yang kuterima dan jalani. Alhamdulillah. dan semua bekalku kuberikan ke mereka. naluri sebangsa di negeri orang membuatku menjadi sensitif. Mari kita saling mendoakan bu. Aku berpamitan dengan mereka dengan pandangan miris, bangsaku mencari dolar dinegeri orang.</p>
<p>Pukul 13&#8242;30 waktu Delhi pesawat sudah mendarat di Bandara Indira Gandhi International Airport, sejak diatas sudah kuperhatikan Daratan Delhi, sekarang sedang Summer, semua kering, dari atas tak nampak kesejukan dan kehijauan. gersang dan tandus. suhu udara di luar ditampilkan mencapai 40 derajat. panas sekali untuk ukuran kita.</p>
<p>Selesai melalui pintu imigrasi yang terkesan biasa saja, ini kali kedua namaku disebut petugas, Indian name madam? nice name. Aku selalu tersenyum mendengar namaku dipujinya. Nila artinya Biru dan cool. mereka menyebut namaku indah. Terima kasih, sambutan yang ramah memasuki pintu gerbang negara India. diluar aku sudah dijemput team Satte yang mengundangku kesini, dengan menggunakan kijang Innova aku diantar ke hotel Radisson yang berlokasi di dekat bandara. jaraknya sekitar 15 menit saja.  setelah menjalankan proses administrasi, aku memasuki kamar hotel berbintang 5 itu dan..mencari kabel internet. connect ke FB langsung dan ym, mengabarkan ke keluarga keberadaanku yang baik2 saja.</p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-250" title="makannnn" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/makannnn.jpg?w=150&#038;h=112" alt="makannnn" width="150" height="112" /></p>
<p>India , New Delhi. aku disini dan menikmati malamku di hotel ini dengan internet. setelah dinner di le Meridien kembali ke hotel. selama 2 hari mengikuti program sebagai Buyer hosted ( international Buyer ) tanpa bisa kemana mana, selain venue nya yang jaraknya 1 jam dari hotel juga jauh dari keramaian. persis seperti JHCC Senayan di Jakarta, jauh masuk kedalam, harus menggunakan shuttle car lagi.</p>
<p>Aku bertemu dengan berbagai bangsa dan negara dari asia dan eropa. mereka sama denganku diundang mengikuti Satte dan terikat kegiatan dan appointment bisnis mengenal semua kota di India. teman akrabku berasal dari Korea, Min namanya. gadis 24 th yang lugu dan pintar. hobbynya fotographi, tepat sekali pasanganku ini he..he. aku menyukai di foto dan dia senang memotret. Bahasa Ingrrisnya jelek sekali, setiap ditanya orang dia akan menggeleng dan menghindar. tetapi dia bisa berkomunikasi denganku, karena aku juga menambahkan bahasa lainnya yaitu bahasa isyarat dengannya ha..ha. Min..Min.. kami akrab berdua menjalankan tugas. dia lebih banyak diam setiap pertemuan, dan mangangguk angguk tanda mengerti setelah dijelaskan, setelah menjauh dari stand aku akan tanyakan padanya. kamu paham apa yang dikatakan bapak itu min? dengan senyum simpul dia akan bilang &#8216;no. ha..ha&#8230;Min, kok bisa lu lolos kemari. aneh .</p>
<p>Setelah kembali dari Venue Satte pada hari kedua aku mengalami musibah terkunci di lift hotel Radisson. Lift jammed, sama sekali tidak bergerak turun atau naik. aku nyaris panik dan ketakutan. kutekan bell di lift untuk minta di bukakan pintu lift. sekitar 10 menit aku terkurung di lift ini, mereka diluar berupaya membuka paksa pintu dan menenangkan aku. tak lama aku menjadi tenang dan sabar, aku yakin pintu pasti terbuka dan keadaan tetap aman saja. tiba &#8211; tiba pintu terbuka dan kulihat mereka ramai ramai mencongkel pintu lift, berpeluh dan berwajah panik. Manager Lobby hotel berulang kali meminta maaf kepadaku dan membawakan tas ku ke ruang tamu. menyuguhkan minuman dan berusaha menenangkan. Aku malah tersenyum dan geli melihat tingkah mereka, kubilang tak mengapa ini accident. saya paham kok. sekarang tolong bantu saya mengurus tiket untuk pulang he..he..nahh ..lho. Aku diantar ke Bandara dengan Toyota Camry dan diservis habis sama petugas hotel. mereka malu dan berulang kali meminta maaf bahkan akan memberikan tambahan kamar gratis jika aku menunda kepulangan ke Indonesia. duh..moment yang tak tepat sir.  Ada  ada saja..</p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-251" title="dsc_0215" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/dsc_0215.jpg?w=150&#038;h=99" alt="dsc_0215" width="150" height="99" /></p>
<p>Sesuatu yang menyedihkan, adalah tanggal 25 April tepat tengah malam aku harus pulang ke Singapura. pulang diluar rencana&#8230; memajukan tiket dari tanggal yang sudah direncanakan. Go Show ke bandara dibantu petugas hotel. Oh&#8230;.</p>
<p>Hanya 2 malam  3 hari saja menikmati malam di Delhi, menghirup panasnya udara kota delhi. memperhatikan lalu lintas yang ramai dan tertib, memandangi wajah guide kami yang masih belum puas mengupas tentang Bali dan  Indonesia dariku. perasaan itu membuatku sedih dan kehilangan semangat. Antara bersyukur dan tidak bersyukur.</p>
<p>Jauh2 hari aku sudah membayangkan akan ber packer ria menyusuri jalanan di Agra, Jaipur dan Delhi, segitiga Emas New Delhi mengenakan saree yang terkesan sexy dan .. menikmati keindahan dan kemegahan kota ini. ternyata.. semua itu diluar dugaan.</p>
<p>aku harus mempersiapkan perjalanan ku berikutnya ke Seoul, Korea.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang menuju bandara, aku menangis didalam hati.. aku menyukai kota ini walau aku memuntahkan masakannya yang kumakan, tetapi aku menikmati eksotic dan iramanya. Cantiknya perempuan  berhias pakaian saree dengan kerlingan mata yang indah serta memandangi wajah wajah tampan serupa Sahruk Khan, menikmat alunan musiknya yang mulai kurasakan enak , merdu dan indah.. aku tahu asal lagu itu, dari Gujarat, south india atau Khasmir, semua ada disini.. oh..aku sedang jatuh cinta pada pandangan pertamaku. India yang didalam benakku awalnya penuh keruwetan ternyata mempunyai banyak sekali daya tarik. Aku menikmati perjalananku dengan musik sendunya India, alunan lagunya mengiris hatiku. kenapa aku bisa sesedih ini? kenapa aku berat meninggalkan kota ini?</p>
<p>Selain berpenduduk yang banyak, mereka juga memiliki bermacam macam warna dan bahasa, ada yang wangi, ada pula yang tidak wangi ( versiku mengistilahkannya ), dan bahkan ada yang mengerikan. aku takut rupa mereka yang miskin, gelap, kotor dan berpakaian lusuh. berjalan sempoyongan dan bertampang garang, miris juga melihatnya. kentara sekali perbedaan antara si miskin dan kaya disini. umumnya yang dari South India seperti Mumbay dan Kerla berkulit putih dan mereka berpenghasilan lebih bagus dan kaya kaya. namun penduduk yang berkulit gelap seperti dari Tamil lebih sulit hidupnya dan lebih banyak menjadi pekerja kelas dua. di sini Bus kotanya juga tidak bagus bagus, kotor dan isinya juga penuh hingga banyak yang berdiri. hampir sama dengan metromini di Jakarta yang lebih kecil ukurannya. fasilitas jalan rayanya sangat bagus dan tidak semrawut, lebar dan banyak jalur.saat ini New Delhi sedang membangun Bandara dan stasiun kereta baru. Perkembangan ekonomi disini sangat bagus dan lebih baik dari negeri kita.   dilihat dari fasilitas dan pembangunan yang terus berjalan. pada siang hari tidak banyak orang yang berlalu lalang diluar gedung, selain panas yang terik juga berdebu. sinar matahari panas sekali terasa membakar kulit.</p>
<p>India sangat luas dan makan waktu lama untuk mengunjunginya, hampir disetiap daerah memiliki objek berkelas yang bisa dikunjungi, kita bisa memilih kemana yang kita inginkan sesuai minat, mulai dari daerah yang sejuk dan berpegunungan dilengkapi perkebunan tehnya , atau pantai yang suasananya seperti Bali di Indonesia atau perkampungan muslim dan aneka makanannya yang cukup bisa kita nikmati, semua ada di India. Negara yang kompleks dan penuh sensasi.</p>
<p>Sampai jumpa Delhi, undang aku kembali di Satte 2010. tak kah kau dengar risau dan penasaranku untuk melihat rupa daratanmu. aku ingin melihat Taj mahal dan berdiri tertawa di India Gate. aku ingin berkeliling dan menikmati aroma teh terkenalmu di kerla. ingin melihat tempat kediaman Bunda Theresa di Calcutta&#8230;., kediaman Indira Gandhi. semuanya ingin kukunjungi.</p>
<p>Say Good by  now, for see u again.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=238&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/05/01/dua-malam-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/cimg6477.jpg?w=137" medium="image">
			<media:title type="html">cimg6477</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/bertiga-min-dan-kim.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bertiga-min-dan-kim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/dengan-min-dari-korea.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">dengan-min-dari-korea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/cimg6404.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">cimg6404</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/makannnn.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">makannnn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/05/dsc_0215.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">dsc_0215</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Check out my Slide Show!</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/26/check-out-my-slide-show/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/26/check-out-my-slide-show/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 15:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/26/check-out-my-slide-show/</guid>
		<description><![CDATA[ 
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=222&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div><embed src='http://widget-ba.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-ba.slide.com&#038;channel=3098476543644287674&#038;cy=wp&#038;il=1' width='426' height='320' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 426px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=3098476543644287674&#038;map=1' target='_blank'><img src='http://widget-ba.slide.com/p1/3098476543644287674/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=3098476543644287674&#038;map=2' target='_blank'><img src='http://widget-ba.slide.com/p2/3098476543644287674/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=222&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/26/check-out-my-slide-show/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JOM JAMBI</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 17:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Joint Matta Fair di Kul, itulah undangan yang dilayangkan oleh Departemen Budaya dan Pariwisata yang kuterima beberapa waktu sebelum kepastian keberangkatan. Yang terbayang adalah event yang akan sangat melelahkan dan tak memberikan waktu buat menikmati perjalanan. Ketika pesawat Air asia yang kutumpangi landing di LCCT, Kuala Lumpur, lega rasanya. aku kebetulan sendirian selama perjalanan ini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=197&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Joint Matta Fair di Kul, itulah undangan yang dilayangkan oleh Departemen Budaya dan Pariwisata yang kuterima beberapa waktu sebelum kepastian keberangkatan. Yang terbayang adalah event yang akan sangat melelahkan dan tak memberikan waktu buat menikmati perjalanan. Ketika pesawat Air asia yang kutumpangi landing di LCCT, Kuala Lumpur, lega rasanya. aku kebetulan sendirian selama perjalanan ini, rekan rekan lainnya bepergian sendiri sendiri dan berbeda waktu dan pesawat. aku sudah biasa melakukan perjalanan sendiri. santai dan rileks saja, mungkin karena langkahku yang bebas dan tak mau terhalang untuk menunggu atau memilki ketergantungan kepada orang. selama ini aku sering melakukannya dan Alhamdulillah belum ada halangan apapun yang terjadi. didalam pesawat aku menemukan teman ngobrol dan sempat berkenalan dengan seorang gadis Palembang yang sudah 5 tahun bekerja di Kuala Lumpur, Shanti namanya.</p>
<p>Ambil bagasi dan menyandang tas punggung yang berisi laptop dan peralatan kerjaku, aku keluar dari pintu Bandara. udara panas terasa sekali, sudah jam tiga sore disini namun matahari masih panas terik. berbeda sekali dengan ruangan gedung Bandara  yang sangat sejuk.  aku memilih naik bus saja ke KL central. lumayan 8 Rm  ketimbang naik taxi. Tiba di hotel sudah jam 9 malam. gile aku keenakan nangkring bersama Shanti di KL Central, makan kwetiaw yang enak. laper sich.tadi belum sempat makan. yang melayaninya orang jawa. dimana mana kalau bagian penjualan sebagian besar tkw Indonesia. Rajin dan betah sekali mereka disini. mungkin karena nilai tenaganya dibayar lebih tinggi dibanding di negeri sendiri. menangguk ringgit di negeri seberang. Di Kuala lumpur aku menginap di hotel budget yg murah meriah ala back packer an, ambil single room di kawasan chow kit. kawasan yang ramai dan banyak orang indonesianya. yang pertama kali kuperiksa kamar mandinya. Bersih, tidak bau walau kamarnya kecil tidak menjadi masalah. Hotel disini walau termurah sekalipun tetap mengutamakan kebersihan kamar mandi. putih dan tak ada bau apapun.
<a href='http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/dsc04109/' title='Narsis di arena pameran'><img width="150" height="100" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/03/dsc04109.jpg?w=150&#038;h=100" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Narsis di arena pameran" /></a>
<a href='http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/cimg5590/' title='Salah satu Travel agent lokal di Pameran'><img width="150" height="112" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/03/cimg5590.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Salah satu Travel agent lokal di Pameran" /></a>
<a href='http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/cimg5496/' title='Nampang di KLCC'><img width="150" height="112" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/03/cimg5496.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Nampang di KLCC" /></a>
<a href='http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/cimg54501/' title='Foto Bareng Pak Dubes di table Top'><img width="150" height="112" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/03/cimg54501.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Foto Bareng Pak Dubes di table Top" /></a>
<a href='http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/cimg5415/' title='cimg5415'><img width="150" height="112" src="http://ceritanila.files.wordpress.com/2009/03/cimg5415.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="" title="cimg5415" /></a>
</p>
<p>Dari KL Central aku membeli tiket taxi ke Legend Hotel. lumayan cuma 11 RM, kan pakai Argo. Sopir taxi ku yang pertama ini sangat tidak menyenangkan, orang india hitam keling dan ketus. entah kenapa dia kelihatan tidak nyaman membawa kendaraan. abis bertengkar dengan istrinya kali ya..atau seharian tidak dapat objekan..tahu ah..sebel. Tiba di hotel aku tidak keluar lagi, selonjorkan kaki yang sudah kejang kejang seharian jalan dan menenteng  barang. Kalau di kawasan ini mendingan tidak usah lagi keluar malam kalau sendirian, bahaya karena sering ada copet, katanya sih orang India yang suka melakukannya. menarik tas yg ditangan. oh..ternyata bukan cuma di Indonesia ada copet.</p>
<p>Keesokan harinya jam 7 pagi aku sudah siap memulai aktifitas, makan di sekitar hotel. aku masuk restoran melayu yang menjual aneka makanan seperti makanan Indonesia. terserah mau makan apa, pilih dan ambil sendiri. penginnya sih tak usah sarapan, tapi takut nanti laper di arena, malas keluar cari makanan atau malah lupa makan. Suasana restoran ini juga kurang nyaman, aku tak menyukai pelayanan mereka yang bicara berteriak teriak. perempuan yang menjaga kasir tampaknya seperti juragan resto ini, lumayan rapi dan manis,tampangnya seperti orang lokal, tidak bersahabat dan judes. adduh.. makan ku tak berselera. sementara pelayannya orang kita kecil dan ligatnya bukan main. sambil bekerja mengoceh ini itu. makananku kena 18 RM, mahal..ngga sesuai. besok harus cari tempat lain. pengalamanku hari ini mengatakan harus tunjukkan diri kalau kita bukan turis. berbicaralah ala bahasa lokal.</p>
<p>Acara di Hotel Legend lantai berapa ya&#8230;lupa. tapi naik lift he..he, ke ballroom yang luas sekali. disitu ada Table Top Tourism Indonesia, Ajang Travel Agent Indonesia bertemu Travel Agent Malaysia. berlangsung cukup meriah, alot dan cukup menjanjikan. Acara ditutup dengan Dinner bersama Dubes Indonesia pak Dai Bahtiar. ini salah satu upaya pemerintah Indonesia memperkenalkan Pariwisata Indonesia kepada Masyarakat Malaysia dan wisatawan luar yang mendatangi Malaysia.</p>
<p>12 Maret adalah hari setting booth dan Registrasi, aku memilih datang malam saja, karena  hari ini aku dan santi sudah mempunyai acara menjelajahi Bukit Bintang dengan Monorail. Shopping ala Back packer, cari yang supersale di Pavilion he..he. ke sungai wang dan KLCC. Hari yang melelahkan dan penuh pengalaman. Biasanya aku jalan bersama group, yang tidak bebas..kali ini bebas mau masuk keluar gang. memperhatikan semua yang aneh aneh.</p>
<p>Setelah acara jalan dan shopping kami kelar, kami mendatangi arena pameran di PWTC, setting sedikit dan mengecek tempat, registrasi badge. siip.. perfect. Pulang ke hotel, Shanti ikut menemaniku malam ini. kami sharing di ranjang ukuran no 3. akhirnya bed ini dibedah 2, masing masing dapat 1 bagian he..he. Shanti orangnya asyik dan menyenangkan. tak berhenti mengoceh dan bercerita berbagai hal. Seperti biasa, aku hanya balas senyam senyum dan ketawa ngakak. dalam 1 jam dia sudah menceritakan 1 buah buku pengalamannya..he..he Shan, i miss u mak cik.</p>
<p>13 Maret Matta Fair ( Malaysia Tourism Association ) dimulai, arena dibuka jam 9 pagi. Pengalaman pertamaku dimulai dengan bingung dan menyesuaikan diri. hari juga hujan deras, mau naik taxi tanggung karena taxi musti mutar jauuuh sekali. apa daya terpaksa menggunakan koran. Adduh mak, jangan sampai aku sakit.</p>
<p>Tiba disana bajuku basah,terasa dingin menyengat kulit. orang orang/ pengunjung pameran termasuk pelaksana exhibition sudah ramai, aku memandangi mereka, teringat ketika aku di Palembang dulu, antrian ini seperti mau memasuki bioskop atau stadium konser artis. gilaa&#8230; orang orang ini berasal dari mana saja? heran, kagum, bingung bercampur aduk.</p>
<p>spanduk pameran terpampang sepanjang perjalan, tidak terlalu banyak, biasa saja. yang membedakan pameran ini dengan pameran di Indonesia adalah kerapian dan pengamannya. sepanjang menuju pintu masuk di awasi oleh berpuluh puluh petugas keamanan yang memeriksa badge masuk. Badgenya tidak mahal, hanya 3 Rm setiap hari, tapi pengunjung yang menginginkannya melakukan antri panjang yang tertib. seru tapi tidak hingar bingar. aku tak perlu lagi antri karena sudah memiliki badge khusus sebagai exhibitor.</p>
<p>Stand pameran Tourism Indonesia berada di hall 2, khusus Internasional. disana sudah kutemui teman teman agent dari berbagai daerah lain di belahan Indonesia yang bertugas sama denganku, yaitu menjual dan mengenalkan Pariwisata daerah masing masing. disebelahku ada travel dari Bukit Tinggi dan Bandung. Gelar lapak dimulai hari ini. dengan mengucapkan Basmalah, aku mulai membuka laptop. tapi..tidak online, hmmmm.. , diseberang kami ada travel lokal, Triways punyanya pak Akil. Minta bantuan pak Akil untuk diberikan fasilitas wifi. setelah dikotak katik ITnya Triways, laptopku mengudara, tapi hanya bisa buka reservasi tiket Internasional saja plus YM.</p>
<p>Alamaaak.. email tidak bisa dibuka. ternyata mereka benar benar penyelenggara yang ulung. tidak mau memecah konsentrasi acara dengan membebaskan peserta mengakses berbagai web. bolah angkat  jempol deh.</p>
<p>Pengunjung yang mendatangi Booth Indonesia cukup banyak dan antusias. Ternyata Matta Fair yang di agendakan 2 kali dalam setahun ini sangat dikenal luas dan mendapat respon penuh oleh masyarakat Malaysia. Acara ini sudah berlangsung bertahun tahun dan selalu penuh sesak. Entah kapan Indonesia akan memiliki acara sehebat ini. Pengunjung datang seakan akan mau membeli makanan di pasar atau seperti konser acara tahun baruan. berbagai kalangan datang kesini. semuanya tidak ada yang gratis, bayar. walaupun cukup murah. Mereka datang untuk membeli tiket perjalanan, hotel, atau paket perjalanan lainnya, beraneka ragam atau hanya untuk meninjau dan mencuci mata. bahkan pengunjung yang serius akan langsung melakukan transaksi layaknya di kantor penjualan. Harga yang didapat juga harga spesial dan promo. Tak heran, kalau masyarakat malaysia selalu mempunyai hari libur dan acara yang seru ke berbagai belahan dunia. Mereka memburu paket liburan menarik dan manganggarkan perjalanan wisata. Karena negara Exhibitordi Matta ini datang dari berbagai negara di Asia, ada Indonesia, Taiwan, Jepang, India, Vietnam, Kamboja, Philiphina, Australia, New Zealand, Korea.de el el. Aku dari Jambi, hari ini tidak ditoleh sama sekali. bolak balik orang hanya mencari Bandung, Jogja, Bali dan Jakarta. Ternyata, masyarakat sini pada umumnya tidak pernah melihat Jambi di Peta, karena setiap aku menjelaskan dan menanyakan tentang Jambi mereka bingung dan balik bertanya. Jambi itu dimana? ooh.. aku harus kerja keras nih..</p>
<p>Kutulis &#8220;<strong>JOM JAMBI</strong>&#8221; artinya Ayo ke Jambi di layar belakang Laptopku, agar pengunjung yang lewat bisa membacanya. Meraka banyak bertanya ada apa di jambi?  mulailah.. ilmu marketing dikeluarkan. Kali ini aku harus berbesar hati tidak untuk menjual, tetapi hanya untuk mengenalkan dahulu.</p>
<p>Sebagian kecil pengunjung lebih mengenal Palembang ketimbang Jambi. Kerinci juga yang tahu hanya penduduk lokal yang ada hubungannya dengan Kerinci. karena masyarakat Kerinci cukup banyak di Malaysia. sejak dahulu merantau dan tinggal menetap menjadi warga negara lokal disini.</p>
<p>Setelah makan siang, aku berkeling ke berbagai counter lokal dan berbagai negara, melihat keadaan dan pekerjaan yang mereka lakukan. Oh.. Hari yang melelahkan namun penuh pengalaman. Pameran ditutup jam 10 malam, tiba di hotel aku tertidur pulas hingga pagi.</p>
<p>Hari kedua, 14 Maret 2009  Seperti hari kemarin, aku sudah berada di lokasi pameran pukul 9 waktu setempat, 1 jam lbih awal dari Jambi. Aku tetap bisa berkomunikasi dengan kantor dan kaluarga di rumah. Biaya komunikasi lebih mahal sedikit dibanding menelpon dari tanah air menggunakan 3. Kalo pake Three, irit..cuma 1000 per menit.  walau jauh tetep bisa bersayang sayangan dengan doi dirumah.</p>
<p>Stand Korea sangat heboh, mereka melakukan pameran kuliner, menawarkan kepada pengunjung untuk mencicipi masakan ala Korea. Aku juga ikut dalam antrian itu. he..he tak mau ketinggalan, halal kok. mereka bisa berkata halal juga dengan bahasa inggrisnya yang cadel. kata mereka enak sekali.. aku tak bisa menjawab apa apa.. rasanya aneh dan asing. namanya susah ku baca apalagi dihapal, njelimet tulisannya mendingan tak usah kuingat. tapi yang penting aku sudah pernah cicip, melihat proses memasak mereka. setelah itu di kasih kesempatan untuk mengikuti undian keberuntungan jalan jalan gratis ke Korea. tapi hanya land arr nya saja. keberuntungan belum ditanganku, aku malah dikasih sendok unik mereka. Lumayan&#8230;buat oleh oleh orang rumah.</p>
<p>Hall yang paling ramai ada di hal 3, domestik seller. Semunya perusahaan Lokal yang menjual kawasan Malaysia. ramai sekali dan berdesak desakan. aku sempat kesana, melanglang buana mulai dari langkawi hingga semenanjung borneo Serawak, Sabah Malaysia.  Benar benar mengagumkan.</p>
<p>Bersambung&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;next.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=197&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/23/jom-jambi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANIAK FACEBOOK</title>
		<link>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/01/maniak-facebook/</link>
		<comments>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/01/maniak-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 18:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceritanila</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Story]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hobbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritanila.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Aku lupa sejak kapan aku mulai punya fesbuk, tahunya sekarang  fb sudah jadi temanku sehari hari. tiada hari tanpa membuka fesbuk, tak perduli sesibuk apapun pekerjaanku.
Terkadang teman teman kehilanganku di Yahoo mesengger, dan dia akan tertawa terpingkal pingkal setelah menemukanku online di fesbuk.
&#8220;sedang apa buk ? katanya, malam malam kok masih ol..??? tanyanya menyelidik.
Aku akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=191&subd=ceritanila&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku lupa sejak kapan aku mulai punya fesbuk, tahunya sekarang  fb sudah jadi temanku sehari hari. tiada hari tanpa membuka fesbuk, tak perduli sesibuk apapun pekerjaanku.</p>
<p>Terkadang teman teman kehilanganku di Yahoo mesengger, dan dia akan tertawa terpingkal pingkal setelah menemukanku online di fesbuk.</p>
<p>&#8220;sedang apa buk ? katanya, malam malam kok masih ol..??? tanyanya menyelidik.</p>
<p>Aku akan tertawa menyengirkan gigi buayaku.</p>
<p>lagi malas tidur mas, bisalah. main komputer, liat liat sambil baca milis, jawabku sekenanya.</p>
<p>Bagiku komputer adalah teman yang terbaik selain makanan, pekerjaan serta urusan rumah, namun akan selalu kalah dengan rengekan si bontot yang tak mau di cuekkan.</p>
<p>Mama, main komputernya dikamar aja.</p>
<p>Temani Joy belajar pintanya. dan aku akan langsung merasa bersalah dan buru buru memindahkan komputerku kekamar tidur sambil menghidupkan lampu seterang mungkin.</p>
<p>dia lebih nyaman bersamaku sambil belajar atau berguling guling di kasur.</p>
<p>sementara aku sesekali akan menjawab pertanyaannya yang lucu dan polos. tapi wajahku harus selalu menatap kepadanya pada saat menjawab  pertanyaan.</p>
<p>mama kok cuekin anaknya???? itu protesnya kalau aku lupa memalingkan wajah.</p>
<p>adduuh&#8230;kadang kadang malu campur kheki. dan aku harus siap dengan jawaban yang lengkap, kalau tidak dia kan berulang ulang mencari cara hingga aku mengikuti kemauan dan keisengannya.</p>
<p>Nagapain sih mama di komputer terus???</p>
<p>&#8220;duh, nanya nya kok gitu.??? aku jawab apa?</p>
<p>mulailah aku menerangkan semua yang kulakukan di komputer.</p>
<p>Sebagian orang menganggap komputer itu hanya main game atau melihat gambar gambar yang berbau ranjang, tetapi aku sangat menghindarinya. alasannya selain tidak mau laptop kesayanganku ini error atau diserang virus, aku juga tidak mau otakku di jangkiti fikiran fikiran buruk yang bisa membuai.</p>
<p>bahkan aku akan mencuekkan teman online yang maunya mengarah kesana.</p>
<p>didalam hati aku akan jawab, maaf  aja. kalo sekedar itu ngapain gue buang buang waktu. gue udah punya kok.</p>
<p>itu juga aku lakukan untuk menghindari kesalah pahaman kami di dalam rumah tangga.</p>
<p>Kuakui kalo aku suka nampang atau bergaya, itu semua hanya sekedar pergaulan dan informasi kita.</p>
<p>Kalau mereka tahu siapa kita, dan kita perempuan baik baik. tak akan semudah itu orang mengecap &#8221;aneh&#8221;.</p>
<p>Beragam pendapat tentang fesbuk, banyak pro apalagi kontra.</p>
<p>terserah saja, aku orang yang ngga suka repot dan ambil jalan tengah. kalau aku suka aku ikutin</p>
<p>di fesbuk kita bisa mengetahui keadaan teman teman tanpa harus berkontak langsung dengannya.</p>
<p>disana kita juga bisa menjaga keseimbangan informasi sesuai komunitas. saling lempar pendapat dan jalin pertemanan.</p>
<p>Kebetulan koneksiku 24 jam, terkadang lemot juga&#8230;bikin hilang mood dan keinginan browsing.. akibatnya, malam hari adalah waktu yang paling asyik buka fesbuk, cepat dan tak bikin sebel karena  koneksiku dsiang hari seperti keong berjalan, ditambah lagi aku konsentari pada pekerjaan utamaku.</p>
<p>Jadi&#8230; pandai pandai bagi waktulah&#8230;</p>
<p>sementara ini, anak, suami, rumah, komputer + kantor dan lainnya yang dianggap penting.</p>
<p>biarin&#8230;.</p>
<p>fesbukku ada yang add ngga? ada yang koment ngga?? berita apa aja hari ini di milis??</p>
<p>seru, punya teman sambil menjelajahi dunia maya tentang berbagai hal.</p>
<p>itulah aku yang sekarang ada di dua dunia.</p>
<p>tetapi dunia itu tak akan menguasaiku, karena aku akan jalani dengan logika.</p>
<p>Aku tetaplah apa yang terbaik untuk kami semua.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritanila.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritanila.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritanila.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritanila.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritanila.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritanila.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritanila.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritanila.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritanila.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritanila.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritanila.wordpress.com&blog=4743665&post=191&subd=ceritanila&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritanila.wordpress.com/2009/03/01/maniak-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5340f630add6e9864af965f4dac8b2fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritanila</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>